FORGIVE, FORGET, ACCEPT!


                Semua orang pasti pernah mengalami sakit hati, kesal, dengki, marah dan sebagainya terhadap orang lain. Mengapa demikian? Segala sesuatu terjadi pasti dimulai dari adanya konflik. Ketika kita mendapatkan sebuah konflik pasti kita mempunyai sebuah pilihan antara lain, marah atau terima dan let go. Kalau kita sudah bisa terima dan let go itu menandakan berarti kita sudah berada di level yang lebih baik secara emosional. Tetapi yang saya mau bahas disini adalah ketika kita diperhdapakan dengan pilihan dan kita mengambil kputusan untuk marah, kesal, dan rasa ingin memaki orang lain.
                Emosi itu sudah pasti ada di dalam diri manusia. Memang dengan adanya emosi di dalam diri manusia maka manusia bisa merasakan banyak hal. Apalagi di dalam suatu konflik ketika keputusan yang diambil tidak sejalan dengan pemikiran kita, atau sesuatu tidak berjalan sesuai dengan keinginan, atau juga konflik yang disebabkan oleh orang lain. Dan masih banyak factor-faktor lain yang menyebabkan terjadinya konflik. Konflik yang ada membuat kita menjadi marah, benci, dendam, iri, kesal, dan sebagainya. Yang lebih parah saking marahnya kita bahkan mendendam dan semakin sulit untuk mengampuni.
                Mengampuni bukanlah hal yang mudah apalagi ketika kita sudah terlalu jatuh sakit hatinya. Apalagi kalau sudah dendam terhadap orang lain. Hal seperti itu hanya akan merusak diri kita sendiri sebenarnya. Mengapa? Coba kita pikir apakah dengan kita dendam terhadap orang lain dapat menyelesaikan masalah? Bukankah justru sebaliknya? Kalau begitu apa untungnya buat kita? TIDAK ADA! Maka daripada itu kita harus menyadari mengampuni lebih baik daripada mendendam. Saya bisa bagikan beberapa tips untuk berani mengampuni, melupakan, dan menerima
  1. Terima dahulu diri Anda dan menerima semua apa yang telah terjadi. Tanpa adanya penerimaan diri kita tidak dapat mengakui keberadaan orang lain begitu berarti buat diri kita.
  2. Bersyukurlah karena dari setiap kejadian mempunyai makna di dalam hidup kita. Temukan makna positifnya!. Tuhan mengijinkan segala sesuatu terjadi selalu mempunyai makna dan maksud untuk hidup kita. Berdoa dan bersyukurlah
  3. Belajar mengampuni bukan untuk orang lain melainkan untuk diri kita sendiri karena pengampunan itu memberikan kelegaan hidup bagi setiap manusia.
  4. Lupakan! Melupakan memang tidaklah mudah tapi mulailah dengan sebuah atau beberapa aktivitas yang baru yang membuat kita semakin tenang dan kembali segar mungkin dengan memulai hobi atau kegiatan baru bersama teman-teman atau orang yang kita saying
  5. Belajar untuk berpikir dua kali dalam memilih atau mengambil sebuah keputusan, “JANGAN BIARKAN EMOSI DAN PIKIRAN ANDA MENGAMBIL ALIH HIDUP ANDA. TAPI KENDALIKAN EMOSI DAN PIKIRAN ANDA AGAR ANDA MEMPUNYAI KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK”



Tidak ada yang sempurna di dalam hidup ini. Tuhan merupakan pribadi yang sempurna datanglah dan memohon pengampunan dan memberikan pengampunan kepada orang yang menyakiti hati kita. Maka Dia akan menolong saya dan saudara. Temukan makna dari setiap kejadian yang menimpa hidup kita dan jangan lupa untuk terus dan tetap bersyukur dalam segala hal.

Komentar

Postingan Populer